"Masih ada arus masuk amunisi, persenjataan dan pejuang dari Federasi Rusia ke wilayah yang dikuasai oleh kelompok-kelompok bersenjata, meninggalkan situasi yang sangat mudah tersulut," begitu kata laporan terbaru dari kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia seperti dimuat
Reuters (Kamis, 9/12).
Diketahui kelompok pemberontak dan pasukan pemerintah Ukraina sepakat untuk melakukan gencatan senjata Agustus lalu. Hal itu mengarah pada penurunan besar tensi permusuhan kedua belah pihak.
"Tidak adanya kontrol yang efektif dari Pemerintah Ukraina di wilayah perbatasan membuat masih masuknya amunisi, persenjataan dan pejuang ke wilayah yang dikuasai oleh kelompok-kelompok bersenjata," tambah laporan tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: