Keputusan itu diambil menyusul gencatan senjata sepihak yang dimulai oleh FARC dalam kurun waktu satu bulan sebagai bagian dari upaya untuk mempercepat perundingan damai.
"Saya telah mengeluarkan perintah untuk menghentikan serangan bom terhadap kamp-kamp di mana ada anggota kelompok itu," kata Santos pada sebuah acara militer di kota Cartagena seperti dimuat
BBC (Minggu, 26/7).
Santos menyebut, pihaknya hanya berlaku di kamp-kamp yang terletak di luar daerah perkotaan yang tidak memicu terjadinya ancaman bagi penduduk setempat.
"Mulai sekarang, penggunaan bom hanya berlaku dengan perintah eksplisit dari presiden," tegasnya.
Perlu diketahui, pembicaraan damai antara pemerintah dan kelompok pemberontak Kolombia telah dilakukan di Kuba sejak tahun 2012 lalu. Namun perkembangan dari upaya damai baru terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Gencatan senjata itu merupakan bagian dari upaya untuk mencapai kesepakatan damai permanen.
[mel]
BERITA TERKAIT: