Bunuh Bayi Bibir Sumbing dengan Suntikan Kimia, Kakek dan Dokter Diamankan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 24 Juli 2015, 11:35 WIB
Bunuh Bayi Bibir Sumbing dengan Suntikan Kimia, Kakek dan Dokter Diamankan
ilustrasi/net
rmol news logo Kepolisian Tiongkok menahan dua orang pria yang dicurigai membunuh seorang bayi yang lahir dengan bibir sumbing.

Kedua orang yang ditangkap adalah seorang dokter dan kakek bayi tersebut. Keduanya dituduh menyuntikkan bahann kimia kepada bayi tersebut hingga tewas.

Merujuk pada kabar media setempat yang dimuat BBC (Jumat, 24/7), bayi berusia dua hari itu ditemukan tewas oleh dokter di sebuah rumah sakit di Chongming pada pekan lalu.

Penyelidikan awal mengindikasikan bahwa kakek tersebut telah membunuh bayi dengan menyuntikkan kalium klorida yang digunakan untuk mengobati kekurangan kalium. Namun bila digunakan secara tidak tepat bisa menghentikan jantung.

Sementara itu sang dokter diduga memasok obat serta mengajarkan kakek tersebut cara menggunakannya.

Diduga, aksi tersebut dilakukan karena sang kakek tidak menghendaki cucu dengan bibir sumbing.

Bibir sumbing sendiri merupakan cacat lahir yang bisa diperbaiki. Menurut keterangan badan amal Beam International (Future Smile in China) menjelaskan bahwa sekitar satu dari 600 bayi yang lahir di Tiongkok lahir dalam kondisi bibir sumbing setiap tahunnya.

Untuk melakukan bedah bibir sumbing di Tiongkok, diperlukan biaya antara 5.000 hingga 7.000 yuan. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA