Begitu hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari American Cancer Society yang dipublikasikan
Daily Mail (Selasa, 14/7).
Penelitian tersebut melibatkan sebanyak 146.000 orang responden. 69.260 di antaranya adalah pria dan 77.462 lainnya merupakan wanita. Penelitian tersebut dilakukan antara tahun 1992 hingga 2009.
Setelah mempertimbangkan sejumlah faktor seperti jumlah aktivitas fisik, massa tubuh, dan sejumlah faktor lainnya, tim peneliti menemukan kaitan antara kebiasaan duduk dengan peningkatan resiko terkena kanker sebesar 10 persen.
Peneliti memperingatkan bahwa duduk selama lebih dari enam jam setiap harinya bisa meningkatkan kemungkinan terkena kanker payudara, ovarium atau tumor tulang sumsum
"Waktu yang dihabikan lama untuk duduk dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi dari risiko kanker total wanita, dan khususnya dengan multiple myeloma (kanker sumsum tulang), kanker payudara, dan kanker ovarium," kata tim peneliti.
Namun demikian, kebiasaan duduk semacam itu justru tidak memberikan resiko yang sama kepada pria.
"Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk bisa lebih memahami perbedaan hubungan antara pria dan wanita," sambung peneliti.
Penelitian terkait dengan kebiasaan duduk dengan gangguan kesehatan bukan baru kali ini dilakukan.
Peneliti Daniela Schmid dan Dr Michael Leitzmann menjelaskan bahwa salah satu kemungkinan peningkatan resiko kanker dalam penelitian mereka adalah karena kebiasaan duduk sering dikaitkan dengan menonton TV yang sering disertai dengan makan junk food dan minum minuman manis.
[mel]
BERITA TERKAIT: