Dokter tersebut diketahui bernama Ahmad Kheradmand. Ia merupakan seorang otolaryngologist.
Sebelum tutup usia, Kheradmand pernah berwasiat bahwa bila dirinya meninggal, ia ingin jasadnya disumbangkan untuk keperluan penelitian medis dan perkembangan ilmu kedokteran.
Selain itu, ia pun mewasiatkan agar uang yang semula direncanakan untuk pemakamannya akan digunakan untuk membantu pembangunan sebuah rumah sakit kanker di daerah pedesaan di selatan Iran.
Press TV (Selasa, 14/7) mengabarkan bahwa sejumlah dokter di Iran telah bersedia secara sukarela untuk menyumbangkan organ tubuh mereka setelah kematian.
Kheradmand sendiri usai kepergiannya mendapay pujian atas inisiatifnya untuk memberikan kontribusi ilmiah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: