Menurut survei yang dilakukan oleh harian bisnis Nikkei dan TV Tokyo pada Senin (29/6), presentase pemilih Abe yang saat ini justru berbalik menentang mencapai lebih dari 40 persen. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak Desember 2012 lalu.
Seperti dimuat
Reuters, merosotnya dukungan itu terjadi menyusul kebijakan Abe terutama dalam bidang keamanan. Abe diketahui berupaya untuk mengubah kebijakan pertahanan Jepang dengan mengijinkan tentaranya bertempur di negara lain dengan dalih untuk membantu sekutu.
Dalam survei yang sama disebutkan, sebanyak 56 persen masyarakat umum Jepang menentang rencana Abe tersebut. Pasalnya langkah Abe akan membuat tentara Jepang angkat senjata di luar negeri untuk pertama kalinya sejak kekalahan Tokyo pada Perang Dunia ke-II 70 tahun yang lalu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: