Terlebih lagi, ASEAN merupakan kawasan yang memiliki ketersediaan SDM dan kekayaan sumber daya alam.
Begitu kata Duta besar Indonesia untuk Rusia Djauhari Oratmangun dalam keynote speech yang digelar dalam rangkaian penyelenggaraan "5th International Innovation Forum: New Business Opportunities" awal pekan ini.
Forum yang digelar oleh rAsia.com itu mengangkat tema "Doing Business with ASEAN and Indonesia: Strengthening Cooperation between ASEAN and Indonesia with Russia in the Field of Trade, Tourism and Investment".
Kata Djauhari, pemberlakuan Maysrakat Ekonomi ASEAN mulai tahun 2015 menjadikan kawasan tersebut menjadi kasawan terpadu yang memiliki keunggulan dan potensi kerjasama yang sangat prospektif.
Terlebih lagi, kebijakan "Looking East" pemerintah Rusia sebagaimana disampaikan Presiden Vladimir Putin dalam penyelenggaraan St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) tanggal 19 Juni 2015 lalu menggambarkan arah kebijakan pengembangan kerja sama ekonomi Rusia dengan kawasan Asia, termasuk ASEAN.
Karena itulah, yang diperlukan saat ini adalah adanya pemahaman yang baik dari kedua belah pihak mengenai potensi kerja sama yang dapat dijalin antara Rusia dan ASEAN.
[mel]
BERITA TERKAIT: