Menurut badan kesehatan setempat, sebagian besar kematian terjadi di Karachi yang sempat mengalami suhu tertinggi hingga 45 derajak celcius dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian besar korban adalah warga lansia yang menderita demam, dehidrasi, dan masalah lambung,
Bukan hanya itu, seperti dimuat
BBC, ratusan orang lainnya dirawat di rumah sakit karena menderita efek dari gelombang panas.
Gelombang panas yang terjadi bertepatan dengan pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan di Pakistan itu semakin diperparah dengan terjadinya pemadaman listrik. Hal itu dikarenakan adanya peningkatan permintaan pasokan listrik, terutama untuk menghidupkan pendingin ruangan.
Namun bukannya terpenuhi, permintaan pasokan listrik yang lebih dari biasanya justru menyebabkan terjadinya pemadaman listrik.
[mel]
BERITA TERKAIT: