Keadaan sanitasi yang buruk di negara tersebut telah menyebabkan ribuan orang terangkit virus demam berdarah dengue (DBD). Menurut keterangan seorang pejabat kesehatan, al-Khadr al-Aswar, sejauh ini setidaknya ada lima ribu orang yang terinveksi demam berdarah.
Menurutnya, penyebaran cepat demam berdarah disebabkan oleh limbah dan tumpukan sampah yang tidak ditangani dengan baik di wilayah konflik. Selain itu, perubahan cuaca juga ikut berkontribusi dalam penyebaran penyakit tersebut.
Pekan lalu, seperti dimuiat
Press TV (Jumat, 19/6), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa jumlah orang yang didiagnosis dengan demam berdarah di Yaman telah meningkat secara dramatis sejak Arab Saudi memulai kampanye militernya terhadap negara itu pada 26 Maret lalu.
Menurut WHO, lebih dari 3.000 kasus infeksi baru tercatat di Yaman terhitung sejak 27 Maret hingga 4 Juni.
[mel]
BERITA TERKAIT: