Kasus MERS Pertama Ditemukan, Saham Maskapai dan Hotel Thailand Anjlok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 19 Juni 2015, 16:50 WIB
Kasus MERS Pertama Ditemukan, Saham Maskapai dan Hotel Thailand Anjlok
pengawasan di Pesawat/net
rmol news logo Saham sejumlah maskapai penerbangan Thailand dan pelaku bisnis perhotelan di negeri gajah putih anjlok pada hari ini (Jumat, 19/6).

Hal itu terjadi menyusul konfirmasi terkait ditemukannya kasus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) pertama yang dibawa seorang turis di negara tersebut kemarin.

Saham bandara Thailand Pcl diketahui turun 42 persen, maskapai Thai Airways International Pcl turun 2,3 persen, sedangkan Central Plaza Hotel Pcl anjlok 6,6 persen.

Selan penurunan saham, tubuh penerbangan sipil Thailand pun segera menjadi sorotan karena dinilai gagal melakukan pengawasan dalam penerbangan.

"Hal ini bisa meredam prospek untuk sektor pariwisata yang menjadi satu-satunya titik terang bagi perekonomian Thailand sejauh ini," kata ahli strategi pasar Nattariya Wittayatanaseth seperti dimuat Channel News Asia.

Diketahui, kasus MERS pertama dibawa oleh seorang pebisnis berusia 75 tahun asal Oman yang terbang ke Thailand untuk menjalani pengobatan penyakit jantung. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA