Pada Senin (15/6),
CNN melaporkan bahwa Nasser yang merupakan kaki tangan Osama bin Laden itu tewas dalam serangan pada akhir pekan lalu di wilayah Hadhramaut di Yaman timur.
Tidak ada konfirmasi lebih lanjut soal kematian Nasser namun sejumlah pendukung kelompok tersebut telah memberikan penyataan berkabung di media sosial.
"Nasser al-Wuhayshi, semoga Tuhan menerima dia," salah satu pendukung diidentifikasi sebagai Abu Gandi dalam kicauannya di Twitter.
Nasser, menurut Gregory Johnson yang merupakan penulis buku AQAP diketahui lahir di Yaman dan pergi ke Afghanistan untuk pertama kalinya pada tahun 1998 untuk bergabung dengan Al-Qaeda.
Di Al-Qaeda ia bertemu dengan Osama Bin Laden hingga kemudian menjadi kaki tangannya hingga tahun 2001 lalu. Sejak saat itu, Al-Qaeda tersebar pasca invasi Amerika Serikat ke Afghanistan.
Ia pun kemudian menjadi pucuk pimpinan AQAP pada tahun 2009, tak lama setelah ia berhasil melarikan diri dari penjara di Yaman.
AQAP sendii diketahui merupakan kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap surat kabar satir Perancis Charlie Hebdo.
[mel]
BERITA TERKAIT: