Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Selasa (16/6), hal itu menunjukkan bahwa Tiongkok saat ini selangkah lebih dekat dari rencana sebelumnya untuk mendirikan pos-pos maritim di jantung Asia Tenggara.
Namun demikian, seperti dimuat
Reuters, pihak kementerian tidak menjelaskan lebih lanjut soal reklamasi mana yang akan selesai. Pasalnya saat ini ada tujuh terumbu di Laut China Selatan yang menjalani reklamasi.
"Berdasarkan pemahaman kita dari instansi terkait, sesuai dengan rencana set kerja, proyek reklamasi lahan untuk pembangunan Tiongkok di beberapa pulau dan terumbu di pulau-pulau Nansha akan segera selesai," kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.
Tiongkok sendiri diketahui melakukan penciptaan reklamasi pulau buatan sejak tahun lalu. Langkah tersebut memicu kekhawatiran antar negara-negara di Asia dan juga memicu kritik dari Amerika Serikat.
Amerika Serikat sebelumnya menyebut bahwa kecepatan dan skala pekerjaan reklamasi Tiongkok saat ini berjalan cepat. Sebelum Januari 2014 lalu, Tiongkok hanya mereklamasi sekitar lima hektar wilayah, sedangkan saat ini telah melonjak hingga 800 hektar.
Laut China Selatan sendiri diketahui merupakan wilayah yang disengketakan oleh sejumlah negara seperti Tiongkok, Filipina, Vietnam, Malaysia, Taiwan, dan juga Brunei.
[mel]
BERITA TERKAIT: