Buat Kebijakan Kontroversial, Dukungan PM Jepang Merosot

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 15 Juni 2015, 15:28 WIB
Buat Kebijakan Kontroversial, Dukungan PM Jepang Merosot
shinzo abe/net
rmol news logo Dukungan untuk kabinet Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe merosot ke level terendah sejak ia menjabat pada tahun 2012 lalu.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Nippon Television Network baru-baru ini, ditemukan bahwa hanya ada sekitar 41,1 persen masyarakat Jepang yang masih mendukung kebijakan pemerintahan Abe, sisanya menentang. Jumlah tersebut menurun dari sebelumnya 43,5 persen dukungan.

Masih dari survei yang sama, ditemukan bahwa 62,5 persen masyarakat Jepang menentang langkah baru Abe untuk mengijinkan tentaranya ikut bertempur di luar negeri untuk membela sekutu.

Diketahui, seperti dimuat Reuters, Abe baru-baru ini hendak merevisi konstitusi yang melarang pengiriman tentara Jepang ke Luar Negeri. Dengan langkah baru Abe itu, Jepang akan bisa mengirimkan tentaranya ke luar negeri dengan dalih membantu sekutu mempertahankan diri.

Selain itu, sebanyak 56,2 persen masyarakat Jepang juga mengatakan bahwa kebijakan ekonomi Abe atau yang dikenal dengan istilah Abenomic belum berjalan dengan baik. Kebijakan itu diketahui berupaya untuk menghidupkan kembali ekonomi Jepang dengan mempermudah kebijakan ekonomi serta melakukan reformasi struktural. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA