Begitu kabar yang dihembuskan oleh seorang pejabat senior Amerika Serikat anonim kepada
Reuters pada Sabtu (13/5).
"Kami akan pra-posisi peralatan yang signifikan," kata pejabat tersebut.
Komentarnya itu muncul setelah muncul laporan
New York Tmes yang menyebut bahwa Pentagon telah siap untuk menyimpan tank tempur, kendaraan tempur infanteri dan senjata berat lainnya serta 5.000 tentara ke wilayah Baltik.
Bila disetujui, rencana pengerahan alat berat ke Baltik itu akan menjadi yang pertama kalinya sejak Perang Dingin di mana Amerika Serikat mengerahkan perlatan militer berat ke negara-negara anggota NATO yang lebih baru di Eropa Timur yang pernah menjadi bagian dari pengaruh Soviet.
Rencana tersebut dibuat untuk meyakinkan sekutu Eropa setelah aneksasi Rusia atas Krimea Maret 2014 lalu. Rencana tersebut diharapkan akan disetujui oleh Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ash Carter dan Gedung Putih sebelum pertemuan menteri pertahanan NATO di Brussels bulan ini.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: