Hal itu akan dibahas dalam pertemuan yang dilakukan oleh negosiator kedua belah pihak di Amerika Serikat pada hari Kamis pekan depan (21/5).
"Sebuah Kedutaan Besar AS di Havana akan memungkinkan Amerika Serikat untuk lebih efektif mempromosikan kepentingan dan nilai-nilai kita, dan meningkatkan keterlibatan dengan orang-orang Kuba," begitu bungi keterangan dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat seperti dimuat
BBC (Jumat, 15/5).
Diketahui, Amerika Serikat dan Kuba telah memulai langkah baru untuk mencairkan kebekuan hubungan bilateral yang terjadi sejak beberapa dekade terakhir.
Bulan lalu, Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyebut bahwa Kuba akan dihapuskan dari daftar Amerika Serikat terkait negara-negara yang dinilai mendukung terorisme. Hal itu diperlukan untuk memulai kembali hubungan bilateral dengan Kuba.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: