Begitu kata senior Asisten Direktur Divisi Kontra Terorisme Polisi Malaysia Ayob Khan Mydin Pitchay di Kota Bharu Malaysia pada Senin (11/5).
"Angka tersebut masih berpotensi meningkat. ISIS merupakan kelompok teroris yang unik dalam cara merekrut anggota. Mereka juga ikut mengeksploitasi perempuan. Banyak yang dipengaruhi untuk bergabung dengan ISIS untuk menjadi budak seks," jelas Ayob Khan.
Ia pun menjelaskan bahwatercatat setidaknya ada 11 orang warga negara Malaysia yang telah tewas dalam operasi ISIS di Irak dan Suriah. Termasuk di antaranya adalah enam orang pelaku bom.
Kata Ayob, ISIS merupakan kelompok yang aktif memanfaatkan jaringan media sosial, facebook, dan twitter. ISIS juga kerap mengkampanyekan aksi anarkinya melalui video di youtube.
"Mereka memiliki ribuan tentara cyber, yang akan menanggapi pernyataan apapun pada ISIS di media, di samping membuat film dokumenter dan banyak hal lagi," sambungnya seperti dimuat
Press TV.
Menurut catatan terakhir Dewan Keamanan PBB tahun 2014 lalu, setidaknya ada 15 ribu warga negara asing yang ikut bergabung dengan ISIS di Irak dan Suriah.
[mel]
BERITA TERKAIT: