"Satu F-16 dari Angkatan Bersenjata Kerajaan (FAR) ikut dalam koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi untuk mengembalikan legitimasi di Yaman yang hilang pada hari Minggu pukul 6 sore waktu setempat," begitu bunyi keterangan dari FAR seperti dimuat
Reuters.
Maroko sendiri telah mengumumkan dukungan untuk Arab Saudi sejak awal intervensi militer Arab Saudi ke Yaman. Maroko sendiri diketahui memiliki sejumlah F-16 yang ditempatkan di Uni Emirat Arab (UEA).
Diketahui, koalisi pimpinan Arab Saudi telah melancarkan serangan udara ke Yaman untuk melengserkan kelompok Houthi sejak 26 Maret lalu dan menempatkan kembali President Abd-Rabbu Mansour Hadi di kursi nomor satu Yaman.
Sejak saat itu, ratusan korban jiwa dan luka-luka berjatuhan, tak terkecuali dari kalangan sipil.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: