Secara Sistematis ISIS Lakukan Kejahatan Seksual Pada Tahanan Wanita

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 16 April 2015, 13:43 WIB
Secara Sistematis ISIS Lakukan Kejahatan Seksual Pada Tahanan Wanita
ilustrasi/net
rmol news logo Kelompok militan ISIS melakukan kejahatan seksual secara sistematis terhadap wanita dan anak-anak perempuan Izadi di Irak Utara.

Begitu kata laporan terburu badan penanganan kasus HAM, Human Rights Watch (HRW) seperti dimuat Press TV (Kamis, 16/4).

Laporan terbaru itu dibuat setelah HRW mewawancarai 11 orang perempuan Izadi dan sembilan anak perempuan yang berhasil melarikan diri dari kelompok militan ISIS di Dohuk, wilayah Kurdistan di Irak pada bulan Januari hingga Februari 2015 lalu.

"Pasukan ISIS telah melakukan pemerkosaan, kekerasan seksual, dan kejahatan mengerikan lainnya secara terorganisir terhadap wanita dan anak perempuan Yezidi (Izadi)," kata direktur utama HRW Liesl Gerntholtz.

"Mereka yang cukup beruntung untuk lolos memerlukan perhatian dari trauma tak terbayangkan," tambahnya.

Pada bulan Agustus 2014 lalu, militan ISIS menculik ribuan warga sipil Yazidi ke tahanan di provinsi Irak. ISIS memisahkan wanita dan anak perempuan dari keluarganya.

Hampir semua responden menyebut bahwa mereka telah dipaksa untuk menikah dengan para militan ISIS, atau dijual beberapa kali, bahkan ada juga yang diberikan sebagai hadiah. Sementara itu sejumlah responden lainnya mengaku bahwa mereka telah diperkosa beberapa kali oleh militan ISIS. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA