Houthi menyebutm keputusan Dewan Keamanan PBB itu merupakan bentuk agresi.
Press Tv memuat, selain melakukan embargo senjata, Dewan Keamanan PBB juga mengeluarkan resolusi yang menargetkan sanksi kepada pemimpin mereka Abdul Malik al-Houthidan dua pemimpin senior Hothi lainnya.
Sanksi juga diterapkan kepada sejumlah pendukung Houthi seperti mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dan putra tertuanya, Ahmed.
Resolusi itu menuntut agar Houthi menarik diri dari daerah yang mereka duduki, termasuk ibukota Sanaa dan melanjutkan negosiasi pada transisi demokrasi.
Houthi sendiri seolah tidak bergeming kendati koalisi Arab Saudi telah menggempur dengan serangan udara sejak 26 Maret lalu. Sejak saat itu, lebih dari 736 orang tewas dan 2.700 terluka akibat serangan udara.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: