
Dewan Keamanan PBB rencananya akan melakukan voting pada hari ini (Selasa, 14/4) terkait dengan rancangan resolusi untuk mem-blacklist anak laki-laki dari mantan Presiden Yaman dan pemimpin Houthi. Rancangan resolusi itu juga mencakup embargo senjata pada pemberontak yang menduduki sebagian besar Yaman saat ini.
Rancangan resolusi PBB itu akan memberlakukan pembekuan aset dan larangan perjalanan global bagi Ahmed Saleh yang merupakan mantan kepala Yaman elit Garda Republik, dan pada Abdulmalik al-Houthi, pemimpin tertinggi dari kelompok Syiah Houthi.
Sementara itu ayah Saleh, yakni mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dan dua pemimpin senionr Houthi lainnya telah terlebih dulu masuk daftar hitam PBB.
Bukan hanya itu, seperti dimuat
Reuters, dalam resolusi yang sama juga diserukan kepada seluruh anggota Dewan Keamanan PBB, terutama yang bertetanggan dengan Yaman untuk memeriksa semua perbatasan dan menghentikan masuknya senjata.
Resolusi itu juga menyerukan agar Houthi berhenti menduduki Yaman dan menarik diri dari wilayah-wilayah yang dikuasai, termasuk ibukota Sanaa.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: