Pertumbuhan kelas menengah, kata SBY, merupakan faktor yang paling revolusioner yang dapat terjadi pada masyarakat.
"Elemen ini revolusioner dalam hal efek transformasional terhadap fisik, mental, ekonomi dan make-up politik dari masyarakat," kata SBY dalam sebuah forum di Singapura Sabtu pagi tadi (11/4).
Menurutnya, ketika kelas menengah berproliferasi, maka akan muncul dampak yang kuat dalam berbagai bentuk seperti pertumbuhan ekonomi dan pendapatan pajak.
Di samping itu, SBY menegaskan bahwa kekuatan konektivitas saat ini tidak bisa dikesampingkan dalam pembangunan masyarakat.
SBY mencontohkan Indonesia yang pernah menjadi negara dengan banyak masyarakat miskin. Kata SBY, pada saat itu, Indonesia bukan hanya tidak memiliki sarana ekonomi, tapi juga karena terpinggirkan dan terisolasi.
"Konektivitas mengubah hal itu. Hari ini, orang miskin akan merasa diberdayakan jika ia merasa terhubung dengan orang lain. Jika seseorang memiliki akses ke internet, email, YouTube, Twitter, Facebook, Instagram, dan hal-hal digital lainnya, orang itu akan entah bagaimana merasa aktif dan powerful," beber SBY seperti dimuat
Channel News Asia.
[mel]
BERITA TERKAIT: