AS dan Kuba Pertegas Perbaikan Hubungan Lewat Jabat Tangan Presiden

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 11 April 2015, 11:12 WIB
AS dan Kuba Pertegas Perbaikan Hubungan Lewat Jabat Tangan Presiden
raul castro dan obama/reuters
rmol news logo Perbaikan hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Kuba semakin dipertegas. Hal itu terlihat dalam sebuah pertemuan tingkat tinggi di Panama yang digelar Jumat (10/4) di mana Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Presiden Kuba Raul Castro saling berjabat tangan did epan publik.

Baik Obama maupun Castro sama-sama mengenakan jas berwarna gelap. Keduanya tampak bercakap-cakap akrab dalam upacara pembukaan KTT.

"Ini adalah interaksi informal dan tidak ada percakapan subtantif antara kedua pemimpin," kata salah seorang pejabat Gedung Putih kepada Reuters.

Keduanya dijadwalkan untuk bertemu lagi apda hari ini (Sabtu, 11/4) untu membahas soal upaya pemulihan hubungan diplomatik dan meningkatkan perdagangan serta perjalanan antara kedua negara.

Pemulihan hubungan Amerika Serikat dan Kuba yang pertama kali diperkenalkan dalam pergeseran kebijakan bersejarah pada bulan Desember lalu merupakan isu sentral dalam KTT di Panama itu.

Wakil Penasehat Keamanan NAsional Obama, Ben Rhodes menjelaskan bahwa Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi perdagangan terhadap Kuba sejak tahun 1960 dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Kuba pada tahun 1961.

"Kebijakan kami terhadap Kuba, alih-alih mengisolasi Kuba, justru telah mengisolasi Amerika Serikat di halaman belakang kita sendiri," katanya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA