Ini Rencana Aksi Thailand Atasi Masalah Keselamatan Penerbangan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 08 April 2015, 15:18 WIB
Ini Rencana Aksi Thailand Atasi Masalah Keselamatan Penerbangan
ilustrasi thai airways/net
rmol news logo Thailand mempersiapkan rencana aksi untuk mengatasi kekhawatiran atas keselamatan pesawat yang berbasi di negeri gajah putih itu.

"Kementerian kini menyusun rencana tindakan penerbangan yang akan selesai minggu ini dan akan dikirimkan ke Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), maskapai penerbangan, dan otoritas penerbangan di negara yang kami rencanakan untuk dikunjungi," kata Menteri Transportasi Thailand Prajin Juntong seperti dimuat Channel News Asia pada Rabu (8/4).

Ia juga menyebut bahwa timnya dari Departemen Penerbangan Sipil (DCA) akan berkunjung ke markas ICAO di Kanada pada tanggal 20 hingga 22 April mendatang. Kunjungan itu dilakukan untuk membahas situasi keamanan yang tengah terjadi terkait dengan penerbangan Thailand

Diketahui ICAO yang merupakan badan di bawah naungan PBB, baru-baru ini melaporkan soal adanya masalah keamanan yang signifikan terhadap DCA setelah audit awal tahun. Menanggapi hal tersebut, Jepang pekan lalu memblokir penerbangan baru dari Thailand dalam sebuah langkah yang mempengaruhi penerbangan charter oleh operator Thai AirAsia X dan NokScoot serta Asia Atlantic Airlines.

Rencana aksi yang disusun oleh Departemen Perhubungan melibatkan DCA untuk menangani pemeriksaan standar keselamatan semua operator yang berbasis di Thailand.

Bagian pertama dari rencana melibatkan penyusunan standar keamanan baru yang akan sejalan dengan yang ditetapkan oleh ICAO. Bagian kedua berfokus pada pelatihan ulang, termasuk di antaranya adalah memperbaharui kualifikasi staf yang ada dan mempekerjakan lebih banyak staf di DCA.

Bagian ketiga dari rencana akan melibatkan re-sertifikasi semua pesawat di Thailand. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA