Menurut keterangan dari kelompok kemanusiaan Médecins Sans Frontières (MSF) atau dikenal juga dengan sebutan Doctors Without Borders pada Selasa (7/4), petugas medis di Yaman belum bisa menangani sejumlah besar korban selama beberapa hari terakhir karena para korban kesulitan untuk bisa mencapai rumah sakit.
MSF sendiri diketahui mengerahkan 140 staf lokal dan delapan ekspatriat di sebuah rumah sakit di Aden. MSF menyebut, prioritasnya adalah untuk mencari cara untuk mengirim tim pendukung medis lainnya.
Sementara itu, seperti dimuat
Press TV, pada saat yang sama, Komite Internasional Palang Merah (ICRC) juga menggambarkan bahwa situasi kemanusiaan di Yaman sangat sulit karena akses dan rute darat, laut, maupun udara terputus.
Agresi Arab Saudi terhadap Yaman diketahui baru dimulai 26 Maret lalu tanpa didahului dengan mandat PBB. Serangan itu dilakukan dengan dalih untuk mengembalikan kepemimpinan pada mantan presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi dan melengserkan kelompok militan Houthi.
Hingga Selasa (7/4), badan kesehatan dunia WHO mengumumkan, ada lebih dari 540 orang tewas dan 1.700 lainnya luka-luka akibat serangan tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: