Begitu bunyi laporan surat kabar Jerman
Bild am Sonntag pada Minggu (26/10).
Laporan yang kemudian dikutip
Russia Today itu merujuk pada keterangan badan inteligen Jerman, Bundesnachrichtendienst (BND) di hadapan badan konstitusional dan legislatif Jerman, Bundestag.
BND menyebut, militan ISIS di wilayah utara Irak telah merebut sistem pertahanan udara modern (MANPADS) yang dapat melepaskan tembakan rudal ke udara dengan hanya dioperasikan oleh satu orang.
"Tidak seperti senjata pertahanan udara lainnya, MANPADS mudah digunakan, milisi hampir terlatih dapat melepakan tembakan secara akurat," kata laporan tersebut.
Rudal yang dilepaskan itu dinilai berbahaya dan dapat melumpuhkan pesawat yang melintas di atasnya.
Diketahui saat ini masih ada sejumlah maskapai penerbangan yang melintas di atas wilayah udara Irak yang diduduki oleh ISIS, seperti Austrian Airlines dan Qatar Airways.
Namun pemerintah Jerman belum mengkonfirmasi laporan tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: