
Salah satu monumen terbesar pemimpin Revolusi Bolshevik, Vladimir Lenin dirobohkan dari pusat kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv pada Minggu malam (28/9).
Perobohan patung Lenin yang disiarkan secara langsung melalui sambungan internet itu dilakukan oleh ribuan aktivis yang mengklaim diri sebagai kelompok nasionalis dengan mendapat dukungan pejabat setempat. Para aktivis yang membawa bendera nasional Ukraina itu berkumpul di sekitar patung dan mengkampanyekan slogan "Kharkiv is Ukraine".
Gubernur wilayah Kharkiv Ihor Baluta kemudian menandatangani perintah untuk melakukan perobohan patung Lenin tersebut.
Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov menyebut, dirinya telah memberikan perintah bagi polisi untuk memastikan kesalamatan orang-orang yang berkumpul ketika patung Lenin dirobohkan.
"Lenin? Biarkan dia jatuh. Selama orang tidak terluka. Selama idola komunis berdarah ini tidak mengambil lebih banyak korban dengan itu ketika ia pergi," tulisnya dalam akun Facebook dalam bahasa Rusia seperti dikutip
BBC.
Seorang aktivis yang berada dekat lokasi perobohan patung dikabarkan mengalami luka.
Russia Today menggambarkan, para aktivis itu bersorak ketika patung Lenin jatuh. Mereka mengambil puing-puingnya sebagai souvenir.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: