"Kami merayakan fakta bahwa Skotlandia masih menjadi bagian dari Inggris dan kami senang bahwa mereka (warga Skotlandia) akan terus memberikan kontribusi seperti yang telah dilakukan sampai saat ini, untuk kebesaran, kohesi dan perkembangan," kata Rajoy (Jumat, 19/9), seperti dikutip
Guardian.
Dalam pemungutan suara yang berlangsung pada Kamis (18/9), sekitar 55,3 persen warga Skotlandia memilih menentang kemerdekaan, sementara 44,7 persen suara mendukung untuk merdeka.
Hasil referendum Skotlandia ini sangat berarti bagi Spanyol, karena wilayah Catalan juga akan melakukan referendum sebagai usahanya untuk memisahkan diri dari negeri Matador tersebut. Rencananya referendum tersebut akan digelar pada 9 November mendatang.
Selain itu, warga Basque, kelompok etnis tertua di Spanyol, juga tengah mengamati seksama soal referendum Skotlandia ini. Mereka mengharapkan Skotlandia merdeka dari Inggris Raya, karena hal tersebut juga bisa melebarkan pintu bagi mereka untuk lepas dari Spanyol.
Meskipun Rajoy menegaskan referendum Catalan tidak akan bisa terjadi karena dianggap ilegal, ia cukup puas dengan hasil suara di Skotlandia.
"Sebagai warga negara Eropa, kami juga senang Skotlandia akan terus bersama kami, berkolaborasi dan berpartisipasi sebagai mitra yang relevan dalam proyek politik yang besar yaitu Uni Eropa," lanjut Rajoy.
"Mereka telah memilih pilihan yang paling menguntungkan bagi semua orang, untuk warga Inggris dan juga Eropa," pungkasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: