"Kami tidak berkoordinasi untuk mengambil tindakan militer atau berbagi informasi intelijen dengan Iran dan tidak memiliki rencana untuk melakukan itu," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Marie Harf.
Harf menyebut, pihaknya perbah membuka untuk terlibat dengan Iran di masa lalu terhadap sejumlah masalah, terutama doal Afghanistan pada akhir tahun 2001 ketika kedua negara bersama-sama menempatkan Hamid Karzai di pucuk pimpinan Afghanistan pasca pelengseran Taliban.
"Tapi kami tidak akan mengkoordinasikan tindakan kami bersama," sebutnya dikutip
Associated Press.
Sebelumnya ada laporan bahwa pimpinan tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah menjetujui kerjasama dengan Amerika Serikat untuk melawan ISIS.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Marzieh Afkham juga membantah laporan tersebut.
"Iran telah menyatakan sikap sebelumnya dan berita ini tidak benar," tambahnya.
Kedua negara diketahui tidak memiliki hubungan diplomatik lebih dari 30 tahun terakhir. Namun dalam satu terakhir kedua negara telah menjalin pemulihan hubungan menyusul penanganan nuklir.
[mel]
BERITA TERKAIT: