Majunya Prayuth sebagai perdana menteri bermula dari pemungutan suara yang digelar di parlemennya pekan lalu. Dari 197 anggota parlemen yang berasal dari kalangan militer dan polisi itu, 191 diantaranya sepakat untuk memajukan Prayuth sebagai satu-satunya calon perdana menteri untuk pemerintahan Thailand mendatang.
Setelah diloloskan oleh parlemen, keputusan majunya Prayuth sebagai perdana menteri itu kemudian diajukan kepada raja untuk mendapatkan persetujuan resmi.
"Raja telah mendukung Jenderal Prayuth Chan-ocha sebagai perdana menteri untuk memerintah negara sebagai perdana menteri untuk memerintah negara dari hari ini dan seterusnya," kata pernyataan kerajaan dikutip
Asia One.
Prayuth akan mengikuti upacara pemberian dukungan kerajaan di markas tentara Bangkok sore ini.
Dengan persetujuan raja itu, maka pemerintah sementara akan segera dibentuk beberapa minggu mendatang.
Prayuth yang berencana pensiun dari jabatan militernya September mendatang itu merupakan aktor utama yang mengkudeta Perdana Menteri Thaksin Shinawatra tahun 2006 lalu. Ia kembali memimpin kudeta terhadap adik Thaksin, yakni Yingluck Shinawatra dari kursi perdana menteri pada 22 Mei lalu.
[mel]
BERITA TERKAIT: