"Insiden ini adalah peringatan tragedis soal meningkatnya bahaya yang dihadapi oleh jurnalis setiap harinya di Suriah. Ini juga sekali lagi menunjukkan kebrutalan (ISIS), yang bertanggungjawab atas ratusan kekerasan terhadap masyarakat Suriah dan Irak," kata Dewan Keamanan PBB dalam sabuah pernyataan yang dirilis Jumat (22/8).
Dalam pernyataan yang sama, PBB juga menunjukkan simpati serta belasungkawa yang mendalam bagi keluarga Foley dan korban lainnya.
"ISIS harus dikalahkan dan intolerasni, kekerasan, serta kebencian harus dimusnahkan," sambung pernyataan itu dikutip
CNN.
Dalam video eksekusi itu yang diposting di YouTube pada Selasa lalu, nampak juga seorang jurnalis Amerika Serikat lainnya yang teridentifikasi sebagai Steven Sotloff. Militan ISIS dalam video itu memperingatkan bahwa Sotloff akan bernasib sama dengan Foley bila Amerika Serikat tidak mengakhiri operasi militernya di Irak.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: