Juru bicara Departemen Pertahanan Amerika Serikat John Kirby menyebut, pesawat tempur Tiongkok itu melakukan penerbangan dengan jarak dekat dengan pesawat patroli Angkatan Laut Poseidon sebanyak tiga kali di wilayah Laut China Selatan, sekitar 135 mil sebelah timur dari kepulauan Hainan.
"Jet Tiongkok juga melewati hidung P-8 dengan 90 derajat di mana perutnya menuju P-8 Poseidon, kami yakin hal itu dilakukan untuk menunjukkan beban senjata," kata Kirby pada Jumat (22/8).
Pesawat tempur itu, sambung Kirby, juga melakukan manuver dengan terbang menuju ke bagian bawah kemudian ke samping pesawat P-8 milik Amerika Serikat itu. Ia menilai, manuver yang dilakukan pesawat temput Tiongkok itu merupakan tindakan yang cukup agresif dan tidak profesional.
Senada dengan Kirby, Penasihat Deputi Keamanan Nasional Ben Rhodes seperti dikutip
CNN menjelaskan bahwa manuver semacam itu merupakan bentuk provokasi yang memprihatinkan.
"Kami telah berkomunikasi langsung kepada pemerintah Tiongkok soal keberatan kami untuk jenis tindakan ini," ujarnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: