Kasus yang terjadi di wilayah Uttar Pradesh itu sebelumnya sempat memicu kemarahan global. Keduanya diduga mengalami pemerkosaan dan pelecehan seksual sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan tewas menggantung di pohon.
Kasus ini semula diselidiki oleh polisi negara bagian. Dari hasil pemeriksaan post-mortem lokal ditemukan adanya sejumlah serangan seksual sebelum kematian. Namun setelah kasusnya dilimpahkan ke penyidik federal India (CBI), mereka menyebut tidak ada kekerasan seksual.
BBC (Kamis, 21/8) mengabarkan belum jelas mengapa ada kontradiksi semacam itu dalam penanganan kasus yang sama. Namun bulan lalu CBI gagal menggali kuburan para korban karena makamnya terendam banjir dan belum dapat diakses hingga saat ini.
Tapi pusat diagnostik DNA dan cap jari India memeriksa pakaian yang terakhir kali dikenakan korban serta sejumlah barang pribadi mereka.
CBI sendiri menolak memberikan penjelasna lebih lanjut dan hanya menyebut bahwa kesimpulan itu diambil karena tidak ditemukannya DNA laki-laki pada pakaian dan barang pribadi mereka.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: