Laporan itu dihembuskan oleh media Jerman yang menyebut bahwa badan intelijen luar negeri Jerman atau Federal Intelligence Service (BND) telah melakukan aksi spionase terhadap Turki yang juga merupakan sekutu Jerman di NATO sejak tahun 2009 lalu.
"Ini adalah situasi yang suram dan perlu mendapatkan penjelasan dari Jerman jika ada sedikit kebenaran dari tuduhan ini," kata kementerian dalam sebuah pernyataan yang dirilis Senin (18/8).
Pernyataan itu juga menyebut praktik-praktik spionase dalam hubungan antar sekutu adalah hal yang tidak dapat diterima. Hal itu sekaligus menghancurkan hubungan yang dibangun atas dasar saling percaya dan saling menghormati.
"Diharapkan pemerintah Jerman memberikan penjelasan resmi dan memuaskan pada klaim yang dilaporkan oleh media Jerman dan segera mengakhiri kegiatan tersebut jika pernyataan itu benar," sambung pernyataan yang dikutip oleh
Russia Today. [mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: