"Jadi pesan saya kepada kalian adalah, naikan dna soroti isu yang anda hadapi dan anda derita," kata Malala dalam acara peluncuran 500 aksi untuk mencapai U.N. Millennium Development Goals demi memerangi kemiskinan (Senin, 18/8). Dalam program itu termasuk penjaminan hak setiap anak untuk mendapatkan pendidikan dasar.
Gadis berusia 17 tahun yang pernah terkena tembakan di kepala ketika memperjuangkan haknya untuk sekolah itu juga memotivasi para rekan-rekan sebayanya itu untuk meyakini diri sendiri tanpa perlu membeda-bedakan ketenaran atau asal negara mereka.
"Kita semua memiliki bakat dan kita semua spesial, jadi lanjutkan kerja keras kalian, lanjutkan kampanye dan kalian akan menjadi pemimpin di dunia ini, kalian akan menjadi pemimpin masa depan," kata Malala.
Menanggapi Malala, Sekjen PBB Ban Ki-moon yang berada di sampingnya mengajak jaum muda untuk mulai mengambil tanggung jawab atas masa depan.
"Ambilah tanggung jawab atas masyarakat global. Kemudian kita bisa mengubah dunia ini," jelasnya dikutip
Associated Press.
Dalam kesempatan yang sama, Ban juga memaparkan soal sejumlah masalah yang masih dihadapi masyarakat dunia seperti masih ada sekitar 1.2 miliar orang di dunia yang tidak memiliki akses ke air bersih. Selain itu ada sekitar 1.4 miliar orang yang tidak dapat mengakses listrik.
Ia juga memaparkan masalah lainnya seperti penyebaran HIV/AIDS, pendidikan, sanitasi, masalah kematian ibu dan anak, kesetaraan gender, dan sejumlah masalah global lainnya.
Karena itu, melalui program PBB Ban mengajak anak muda untuk sama-sama memikirkan hal itu dan mulai mengambil tindakan demi perubahan yang lebih baik dengan target tahun 2030 mendatang.
[mel]
BERITA TERKAIT: