Operasi yang dilancarkan oleh pasukan Amerika Serikat bersama dengan pasukan Irak dan pasukan Peshmerga Kurdi dimaksudkan untuk mengambil alih kendali atas bendungan hidroelektrik tersebut
CNN mengabarkan, pendudukan bendungan itu dilakukan ISIS setelah melakukan pertempuran besar bulan ini. Bendungan itu merupakan sarana yang vital bagi warga Irak. Pasalnya, bila bendungan gagal beroreasi ataupun bila ISIS membuk pintu air, maka banjir besar akan dapat terjadi.
Kabar soal penyerangan terbaru yang dilakukan AS datang bersamaan dengan keputusan Dewan Keamanan PBB untuk mengadopsi resolusi yang bertujuan untuk menghentikan pergerakan kelompok yang ingin mendirikna negara Islam di wilayah Irak dan Suriah itu.
"Itu (ISIS) telah menduduki sejumlah sumber daya alam dan mengambil alih infrastruktur penting," kata perwakilan AS untuk PBB, Samantha Power.
"Sekarang mereka memiliki kemampuan untuk memblok aliran listrik dan mengontrol akses ke pasokan air yang banyak orang bergantung," sambungnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: