"Sulit melihat bagaimana dunia akan terbantu dengan kemerdekaan Skotlandia," kata Abbott ketika bertandang ke London.
Abbott menyebut bahwa orang-orang yang senang dengan kemerdekaan Skotlandia bukanlah rekan dari keadilan dan kebebasan.
Kedatangan Abbott ke Inggris adalah untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri Philip Hammond terkait krisis Ukraina dan jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH17.
BBC mengabarkan, Skotlandia akan menggelar pemungutan suara terkait referendum pada 18 September mendatang. Dalam pemungutan suara itu, masyarakat Skotlandia dapat memilih "yes" atau "no" atas pertanyaan mengenai "Haruskah Skotlandia menjadi negara yang merdeka?"
Langkah tersebut ditempuh karena pemerintah Skotlandia meyakini persatuan dengan Inggris yang telah terjalin sejak 300 tahun lalu itu tidak lagi cocok saat ini.
Pemerintah Inggris sendiri menetang rencana itu dan menyebut bahwa Inggris merupakan persatuan yang paling berhasil di dunia.
Abbott bukan pemimpin negara pertama yang menyuarakan penentangan atas rencana Skotlandia, sebelumnya Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Perdana Menteri China, Li Keqiang.
[mel]
BERITA TERKAIT: