Soal Pelayanan Penerbangan, Wisatawan Asia Tenggara Keluhkan Lima Hal Ini

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 15 Agustus 2014, 16:43 WIB
Soal Pelayanan Penerbangan, Wisatawan Asia Tenggara Keluhkan Lima Hal Ini
ilustrasi/net
rmol news logo Para wisatawan ataupun pengguna jasa layanan penerbangan di Asia Tenggara rupanya memiliki sejumlah keluhan pada maskapai penerbangan.

"Ketertarikan terhadap perjalanan internasional terus meningkat walaupun ada beberapa hal yang membuat penumpang frustrasi dalam perjalanan udara," kata regional director TripAdvisor Flights, APAC, Andrew Wong dalam rilis yang diterima redaksi (Jumat, 15/8).

Menurut survei terbaru yang dilansir oleh situs perjalanan terbesar dunia itu, setidaknya ada lima hal yang paling banyak dikeluhkan oleh pengguna maskapai penerbangan.

Dalam survei yang melibatkan lebih dari 1.200 orang responden di Asia Tenggara itu ditemukan bahwa hal yang paling banyak dikeluhkan adalah tempat duduk yang tidak nyaman dengan ruang kaki yang terbatas. Selain itu, responden juga mengeluhkan penundaan ataupun pembatalan penerbangan yang tak terduga.

Hal ketiga yang paling banyak dikeluhkan adalah biaya atau harga tiket pesawat yang mahal. Disusul oleh antrian pemeriksaan keamanan yang panjang, serta anak-anak yang gaduh ataupun menangis dalam penerbangan.

"Untuk perjalanan jarak jauh lebih dari empat jam, 80% dari wisatawan bersedia membayar biaya tambahan untuk ruang kaki yang lebih besar," jelas Andrea

"48% responden bersedia membayar biaya tambahan untuk duduk di area bebas anak-anak," sambungnya.

Disisi lain, para responden juga menyebut ada sejumlah peningkatan dalam pelayanan penerbangan. TripAdvisor merangkum, setidaknya ada lima peningkatan tersebut dalam kurun waktu lima tahun terakhir seperti pemesanan tiket penerbangan yang lebih mudah, banyaknya pilihan penerbangan yang terjangkau, banyaknya pilihan rute penerbangan, proses check-in yang lebih mudah, dan pilihan hiburan perjalanan yang lebi menarik.

Survei itu sendiri dilakukan kepada 1.262 wisatawan dari Singapura, Malaysia, Thailand dan Indonesia dari 25 Juni ke 8 Juli 2014. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA