Percobaan penutupan perbatasan setiap malam dilakukan mulai pukul 22.00 malam hingga 05.00 pagi sejak awal pekan ini.
Begitu kata Menteri Luar Negeri Kolumbia Maria Angela Holguin pada Rabu (13/8). Pernyataannya itu sekaligus membantah laporan media Venezuela yang menyebut bahwa penutupan itu dilakukan atas kesepakatan dua negara selama pertemuan yang digelar 1 Agustus lalu.
Holguin menyebut, pihaknya tidak yakin penutupan perbatasan di malam hari akan bisa memiliki efek yang ditargetkan Venezuela, yakni mengurangi penyelundupan makanan dan bensin.
Menindaklanjuti uji coba penutupan perbatasan malam hari selama 30 hari, dikabarkan
Associated Press, Venezuela mengerahkan 17 ribu pasukannya untuk menjaga perbatasan.
Penutupan itu merugikan ribuan orang Kolumbia maupun Venezuela yang bekerja di negara tetangga dan harus melewati perbatasan.
Venezuela diketahui merupakan salah satu negara yang memiliki harga bensin termurah di dunia dan memiliki bahan pokok yang dijual dengan harga subsidi.
[mel]
BERITA TERKAIT: