Mereka menunutut agar pemerintah menangkap siapapun yang betanggung jawab atas kejadian yang menewaskan seluruh penumpang yang berjumlah 283 orang dan 15 kru pesawat.
Dikabarkan
Associated Press, unjuk rasa itu diorganisir oleh sayap kanan dari partai politik terbesar Malaysia.
Keduataan Besar Rusia di Malaysia itu sendiri telah menginstruksikan agar stafnya tetap berada di dalam kompleks keduataan dan tidak memberikan komentar kepada media.
Sebelumnya, Duta Besar Rusia untuk Malaysia telah menyebut bahwa tidak ada hubungannya kecelakaan pesawat dengan tudingan yang menyebut bahwa Rusia yang bersalah. Ia menyerukan akan mendukung penyelidikan dan mengungkapkan fakta-fakta yang sebenarnya terjadi.
Diketahui bahwa Amerika Serikat dan negara-negara Eropa lainnya kerap menuding bahwa Rusia berada di balik jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di wilayah timur Ukraina.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: