BUK diprediksi mampu membuat pesawat besar seperti Boeing 777 yang tengah terbang pada ketinggian 33 ribu kaki terhempas ke tanah. Dikabarkan
Daily Mail (Jumat, 18/7), pesawat bahkan diprediksi terlebih dahulu terpisah di langit sebelum akhirnya jatuh.
Saksi mata mengatakan, reruntuhan pesawat serta bagian tubuh para penumpang dan kru pesawat tersebar di area seluas sembilan mil. Hal itu semakin memperkuat dugaan bahwa pesawat terpisah di udara.
Sistem rudal BUK memiliki peluncur yang dapat mendorong sendiri itu menggunakan radar untuk menjangkau pesawat atau rudal hingga ketinggian 75 ribu kaki.
Sistem yang dikembangkan oleh Uni Soveit pada tahun 1979 secara luas digunakan di seluruh negara-negara bekas Soviet, termasuk Ukraina.
Diketahui bahwa MH17 yang bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur jatuh di dekat wilayah konflik Donetsk Ukraina pada Kamis (17/7). Wilayah tersebut merupakan lokasi konflik antara separatis pro-Rusia dan pemerintah Ukraina sejak beberapa bulan terakhir.
Dalam kejadian tersebut, seluruh penumpang yang berjumlah 283 dan 15 kru pesawat tewas seketika.
Baik kelompok separatis maupun pemerintah Ukraina sama-sama menolak disebut terlibat dalam kejadian tersebut. Keduanya menyalahkan satu sama lain atas penembakan jatuh pesawat itu.
[mel]
BERITA TERKAIT: