
Seorang pramugara dalam penerbangan Malaysia Airlines MH17 yang menjadi korban tewas pasca pesawat jatuh di wilayah timur Ukraina Kamis kemarin (17/7), diketahui merupakan suami dari seorang pramugari yang nyaris hilang dalam penerbangan MH370 awal Maret lalu.
Pramugara bernama Sanjid Singh itu diketahui dapat bertugas dalam penerbangan yang bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu setelah bertukar jadwal dengan rekannya di menit-menit terakhir sebelum penerbangan.
Pertukaran jadwal seperti itu juga pernah dilakukan oleh istrinya yang juga merupakan pramugari di maskapai yang sama.
Pada Penerbangan MH370 yang hilang awal Maret lalu, istri Sanjid seharusnya bertugas dalam penerbangan itu. Namun di menit-menit terakhir sebelum penerbangan, ia bertukar jadwal dengan rekannya. Hal tersebut membuat istri Sanjid selamat dari tragedi menghilangnya MH370 yang belum juga ditemukan hingga saat ini.
Dikabarkan
Daily Mail, dalam kejadian MH17 kemarin, diketahui terdapat 15 kru pesawat. Semuanya berkewarganegaraan Malaysia. Daftar kru pesawat tersebut dipublikasikan di akun instagram @annerafdzi. Dalam daftar diketahui bahwa kru yang berangka berusia antara 27 hingga 54 tahun.
Pada daftar tersebut juga diketahui ada dua kapten pesawat yakni Wan Amran Bin Wan Hussin berusia 50 tahun dan Eugene Choo Jin Leong berusia 45.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: