Dikabarkan
Associated Press, Inggris menyebut pertemuan darurat 15 anggota Dewan Keamanan PBB itu dilakukan untuk menyerukan penyelidikan penuh, menyeluruh, dan independen, atas insiden tersebut.
Sebelumnya Sekjen PBB Ban Ki-moon menyebut bahwa perlu adanya transparansi investigasi internasional secara menyeluruh dalam kejadian jatuhnya pesawat yang menewaskan semua penumpang berseta kru yang berjumlah 298 orang itu.
Pesawat yang jatuh dalam penerbangannya dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu diduga ditembak oleh rudal ketika terbang di ketinggian 33 ribu kaki. Pesawat itu jatuh di dekat wilayah Donetsk yang merupakan lokasi konflik antara pemeirntah dan kelompok pemberontak pro-Rusia sejak beberapa bulan terakhir.
Baik Ukraina maupun seperatis pro-Rusia samal-sama membantah telah terlibat dalam kejadian tersebut.
Namun perwakilan Ukraina untuk PBB Yuriy Sergeyev menyebut bahwa pihaknya akan mencari bukti keterlibatan Rusia pada jatuhnya pesawat tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: