Ancaman ini disampaikan langsung oleh penasehat keamanan AS Susan Rice di Washington sebagaimana dilansir
BBC (Sabtu, 19/4).
"Jika kami tidak melihat aksi yang sepadan dengan komitmen Rusia kemarin (Kamis) di Jenewa. Kami dan mitra Eropa kami akan menerapkan sanksi tambahan terhadap Rusia," ujarnya.
Pernyataan Susan Rice ini merupakan tanggapan atas sikap separatis pro-Rusia di sejumlah kota yang menolak meninggalkan gedung-gedung yang mereka duduki di Ukraina. Juru bicara separatis di Kota Donetsk mengatakan bahwa pemerintahan Kiev "ilegal" dan berjanji tidak akan meninggalkan gedung pemerintahan sampai pemerintahan itu berakhir.
Dalam pertemuan Jenewa, Kamis (17/4) lalu, Rusia, Ukraina, Amerika Serikat, dan Uni Eropa berhasil menyepakati beberapa poin. Salah satu poin kesepakatan tersebut adalah bahwa seluruh massa pro-Rusia diharuskan meninggalkan gedung-gedung pemerintahan yang kini mereka duduki sembari menyerahkan seluruh senjata api yang mereka miliki.
Terdapat pula poin yang mengatakan bahwa seluruh kelompok militer ilegal di wilayah Ukraina harus segera dibubarkan. Dikatakan dalam kesepakatan itu bahwa Pemerintah Ukraina akan memberikan amnesti kepada seluruh massa pro-Rusia. Bahkan ada muncul pula spekulasi bahwa nantinya wilayah-wilayah yang didominasi oleh penduduk beretnik dan berbahasa Rusia akan memperoleh hak otonomi tersendiri.
[ian]
BERITA TERKAIT: