Kunjungan Presiden Michael D. Higgins ini adalah yang pertama kali dilakukan oleh kepala sejak Irlandia memperoleh kemerdekaan dari kerajaan Inggris pada tahun 1921.
Kedua negara memiliki sejarah konflik yang sangat panjang yang telah menewaskan ribuan orang. Di antaranya Lord Mountbatten, seorang kerabat Ratu yang tewas di tangan Tentara Republik Irlandia (IRA ) pada saat aksi bom pada tahun 1979. Namun hubungan kedua negara secara bertahap mulai kembali normal sejak proses perdamaian tahun 1990-an .
Hal itu secara resmi diakui ketika Higgins memberikan penghormatan di makam seorang tentara Inggris yang meninggal selama perang dunia pertama ketika Irlandia berada di bawah kekuasaan Inggris .
Kunjungan kenegaraan ini semakin penting karena kehadiran McGuiness dalam sebuah resepsi yang diselenggarakan oleh Ratu pada Kamis sore (9/4 ) di Windsor Castle. Martin McGuiness adalah seorang mantan komandan Tentara Republik Irlandia (IRA) yang sekarang menjabat sebagai wakil pemimpin Irlandia Utara .
IRA telah menewaskan hampir 1.800 orang selama masa kekerasan yang bertujuan untuk merebut Irlandia Utara dari Inggris.
Duta Besar Irlandia untuk London, Dan Mulhall mengatakan bahwa Dublin sekarang bersedia untuk melihat fakta-fakta sejarah. Para diplomat dari kedua negara menekankan pentingnya lima hari kunjungan tersebut.
Sementara itu, seorang juru bicara Foreign and Commonwealth Office mengatakan, seperti dilansir
CNN bahwa kunjungan memiliki makna bukan hanya tentang mengakui masa lalu, tetapi juga menunjukkan bahwa hubungan kedua negara mulai bergerak ke arah yang lebih baik dan menatap masa depan. Ia menekankan bahwa kunjungan kedua negara adalah saat-saat penting dalam sejarah kedua negara.
[muhamad andrian/zul]
BERITA TERKAIT: