Rouhani: Mimpi Iran Kawasan Timur Tengah Bebas Senjata Nuklir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 11 Februari 2014, 12:51 WIB
Rouhani: Mimpi Iran Kawasan Timur Tengah Bebas Senjata Nuklir
hassan rouhani/net
rmol news logo Selain membeberkan bukti demokrasi di negaranya, Presiden Iran, Hassan Rouhani, juga mengumbar upaya Iran membangun hubungan yang lebih baik dengan negara-negara lain.

Hassan Rouhani, di depan sejumlah duta besar dan perwakilan politik dalam malam peringatan Revolusi Iran yang digelar Senin malam (10/2) di Teheran, menyebut bahwa rakyat telah memilih untuk membentuk "Pemerintahan Harapan dan Bijaksana" atau Government of Hope and Prudence.

Government of Hope and Prudence adalah slogan Rouhani dalam kampanyenya dalam pemilihan presiden tahun lalu. Pemerintahannya, jelas Rouhani seperti dikutip kantor berita IRNA, akan memulai keterlibatan konstruktif dengan semua negara dengan membentuk kepentingan dan membangun situasi baru dalam hubungan luar negeri yang didasarkan pada hubungan berprinsip dan abadi.

Rouhani juga menuturkan bahwa selama enam bulan belakangan Iran telah membuat gerakan baru dalam hubungan dengan banyak negara. Ia menyebut perjanjian sementara yang dibangun dengan negara-negara Barat sebagai contoh.

Ia juga menegaskan bahwa Iran memprioritaskan negara-negara yang berada di kawasan, negara-negara Muslim, dan negara-negara yang masuk dalam Gerakan Non-Blok untuk menjadi rekan kerjasama dan peningkatan hubungan baik.

Rouhani juga secara tersirat memberikan dukungannya atas upaya perdamaian di Suriah yang saat ini tengah memasuki tahap pembicaraan damai putaran kedua dan tengah dalam proses pemusnahan senjata kimia. Bagi Iran, jelas Rouhani, perdamaian dan keamanan global merupakan hal yang penting.

"Pemusnahan senjata pemusnah massal, khususnya senjata nuklir yang sejalan dengan keamanan global merupakan prioritas pemerintah. Dunia bebas dari senjata nuklir, khususnya di Timur Tengah, merupakan mimpi, harapan, dan tuntutan bagi Iran," ujar Rouhani. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA