Fadli Zon: Semangat Hijrah Harus Terus Dinyalakan
Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi | Jumat, 22 September 2017, 08:10 WIB

. Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon pada momen Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriah mengajak umat Islam Indonesia untuk memaknai pesan inti dari peristiwa hijrah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.
"Saya mengucapkan selamat tahun baru 1439 Hijriah. Pada kesempatan peringatan tahun baru hijriah ini, saya mengajak umat Islam di Indonesia agar menggunakan momentum ini untuk melakukan evaluasi diri, refleksi, dan melakukan langkah perubahan yang lebih besar pada tahun yang akan datang," kata Fadli dalam ketarangan persnya kepada wartawan, Jumat (22/9).
Jelas dia, hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah mengandung semangat transformasi yang sangat besar. Peristiwa hijrah merupakan titik balik dalam sejarah peradaban Islam. Hijrah menjadi momentum perubahan bagi umat Islam, menuju bentuk kehidupan yang lebih damai, terhormat dan bermartabat.
"Sehingga peristiwa hijrah tidak dapat dimaknai hanya sebatas peristiwa perpindahan fisik. Dari suatu daerah ke daerah lain. Namun hijrah adalah semangat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik di segala bidang. Semangat untuk mengubah kehidupan, dan semangat untuk memperbaiki keadaan. Nilai-nilai inilah yang harus menjadi inspirasi bagi umat Islam di Indonesia," ujarnya.
Karena itulah, lanjut Fadli, meski bangsa Indonesia sudah merdeka, namun semangat hijrah, semangat perubahan, tidak boleh berhenti. Semangat perubahan harus terus dinyalakan. Sebagaimana yang Al-Quran sampaikan, bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya.
"Terlebih dengan jumlah populasi muslim terbesar di dunia, semangat perubahan yang terkandung dalam peristiwa hijrah, idealnya harus tetap menyala di Indonesia. Jangan sampai kita gagal meraih nilai-nilai hijrah," demikian Fadli, wakil ketua umum Partai Gerindra.
[rus]