Pimpinan DPR: Jangan Ada Fitnah Di Balik Bom Kampung Melayu
Laporan: | Jumat, 26 Mei 2017, 10:44 WIB

. Aksi bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, jangan dikait-kaitkan dengan Pilkada DKI Jakarta ataupun kasus penistaan agama.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/5).
Fadli menjelaskan perlu meluruskan isu yang muncul setelah kejadian tersebut. Menurutnya, setiap masalah harus ditempatkan pada tempat yang benar.
"Kita harus meluruskan simpang siur yang terjadi, kan ada yang mengatakan (pelakunya) ISIS, ada yang bilang rekayasa. Saya kira kita perlu mendudukan masalah dengan tepat," tegas politisi Partai Gerindra ini.
Fadli juga berpesan agar kejadian ini bukan menjadi alat untuk memfitnah. Karena semuanya sedang diproses oleh aparat kepolisian.
"Saya harap tidak ada fitnah, kan banyak yang bilang ini ada kepentingan. Saya juga berharap untuk segera mengusut jaringan aksi teror ini," pungkasnya.
Bom bunuh diri terjadi di kawasan terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu malam (24/5). Ledakan bom tersebut menewaskan lima orang dan korban luka-luka 10 orang.
[rus]