Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Ketua DPR RI: Buddha Gautama Sosok Yang Pantas Diteladani

Laporan: | Kamis, 11 Mei 2017, 10:41 WIB
Ketua DPR RI: Buddha Gautama Sosok Yang Pantas Diteladani

waisak/net

. Hari ini, umat Buddha merayakan Rangkaian Perayaan Tri Suci Waisak 2561 BE/2017. Perayaan ini tentu saja mengingatkan pada sosok perjalanan Buddha Gautama dari kelahiran, pencapaian pencerahan hingga kemangkatannya sebagai suri tauladan bagi pengikut dan penganut ajaran Buddha.

Demikian disampaikan Ketua DPR RI Setya Novanto melalui keterangan tertulis kepada redaksi, Kamis (11/5).

Buddha Gautama telah mewariskan teladan tentang bagaimana menjalani hidup yang memberi efek dan menularkan energi positif bagi sesama manusia. Sosok Buddha Gautama mengajarkan tentang kesederhanaan yang dijalani meski berlimpah kemewahan, kerelaan berkorban, dan mendahulukan kepentingan sesama yang lebih membutuhkan.

Di balik itu, sebagai teladan, penganjur agama dan tokoh masyarakat, Buddha Gautama memberi teladan sebagai figur yang layak untuk diikuti, sosok yang pantas untuk diteladani. Buddha Gautama telah menunjukkan bahwa segala perilaku yang baik akan disukai dan dicintai oleh sesama manusia.

Menurut Novanto, hal itulah yang patut dijadikan inspirasi kehidupan seluruh elemen bangsa pada saat ini.

"Saya berharap, tokoh-tokoh dan figur-figur penting di negeri ini, baik itu pejabat, profesional, alim dan ulama dan seluruh potensi yang ada mampu menularkan energi positif dalam kehidupan. Menanamkan benih-benih cinta kasih terhadap sesama, diladang pemikiran Rakyat Indonesia. Energi itulah yang bisa diteladani oleh sesama manusia, sesama masyarakat dan sesama warga negara,"kata Novanto.

Novanto juga berharap semua pihak bisa memberi solusi bagi persoalan bangsa dan negara dan memberi kontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan bangsa di masa yang akan datang. Buddha Gautama, imbuh Novanto mampu membuktikan bahwa perbedaan dalam hal apapun tidak bisa jadi penghalang. Karena yang menyatukan adalah kebaikan dan keteladanan.

"Indonesia membutuhkan figur-figur tauladan yang menebarkan aura cinta dan kasih sayang serta persatuan dan kesatuan. Kita membutuhkan energi-energi tersebut agar kita mampu melangkah dan menatap Indonesia yang lebih baik,"demikian Novanto.[san]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)