Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Komisi X DPR: Kalbar Minim Guru Spesialis Kejuruan

Laporan: Ruslan Tambak | Jumat, 05 Mei 2017, 13:45 WIB
Komisi X DPR: Kalbar Minim Guru Spesialis Kejuruan

Fikri Faqih/Net

. Komisi X DPR RI melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dalam rangka meninjau kondisi pendidikan. Mulai dari evaluasi pelaksanaan UNBK, penyamarataan kurikulum, hingga aspek ketersediaan tenaga pengajar di tiap-tiap sekolah.

Ketua Pelaksana Kunjungan Kerja (Kunker) yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR Fikri Faqih menemukan fakta bahwa saat ini SMK di Kalbar kesulitan untuk mencari guru spesialis kejuruan.

"Oleh karena itu, jika ingin menjalankan Inpres tentang Revitalisasi SMK dimana perbandingan antara SMA dengan SMA menjadi 30 berbanding 70, maka kendala terbesar adalah mencari guru kejuruan tersebut. Baru setelah itu, persoalan sarana-prasarana untuk praktikum," jelas Fikri di sela pertemuan dengan Wakil Bupati Kubu Raya beserta jajaran di Kantor Bupati Kubu Raya, Kalbar, Selasa lalu (2/5).
 
Diketahui, dalam Inpres bernomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia, Presiden Jokowi meminta kepada seluruh menteri, kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi, dan para gubernur untuk menyusun peta kebutuhan tenaga kerja bagi lulusan SMK dalam rangka untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia, sesuai dengan kebutuhan industri.

"Belum lagi guru. Di Kalbar ada 49 sekolah menengah yang hanya memiliki satu guru yang berstatus PNS di seatu sekolah," jelas mantan Guru SMK di Kota Tegal ini.

Oleh karena itu, temuan terkait persoalan sarana dan prasarana (sarpras) dari panja DPR ini, dapat menjadi rekomendasi kepada Kemendikbud.

"Diharapkan,rekomendasi ini dapat mengurai permasalahan mengenai minimnya sarpras pendidikan, khususnya yang ada di daerah atau daerah 3T, Terluar, Terdepan, dan Tertinggal," jelas Fikri. [rus]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)