Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Rapat Komisi III-KPK Ditunda Hingga Malam Karena Agus Rahardjo Absen

Laporan: | Senin, 17 April 2017, 12:15 WIB
Rapat Komisi III-KPK Ditunda Hingga Malam Karena Agus Rahardjo Absen Rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditunda hingga pukul 19.30 WIB malam nanti.

Raker yang awalnya dimulai sekira pukul 11.00 WIB itu sebenarnya sempat berlangsung selama beberapa menit tanpa kehadiran Ketua KPK Agus Rahardjo. Dalam rapat tadi hanya dihadiri oleh empat Komisioner KPK. Basariah Panjaitan, Laode M Syarif, Saut Situmorang, dan Alexander Marwata.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman yang memimpin rapat mempertanyakan apa alasan Agus absen dalam rapat.

"Kenapa ketua KPK tidak hadir?" tanya politisi Partai Demokrat ini di ruang rapat Komisi III, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (17/4).

Mendengar itu, Basariah Panjaitan menyampaikan bahwa Sang Ketua tak hadir karena memenuhi undangan ulang tahun Kopassus yang diselenggarakan di Situ Lembang, Bandung. Namun dipastikannya, karena pimpinan KPK pada dasarnya kolektif kolegial, maka keputusan apapun yang diambil oleh keempat Wakil Ketua KPK merupakan keputusan resmi lembaga.

"Dengan segala hormat, dan tidak mengurangi apapun keputusan yang kami buat, dan kami sudah bicarakan ini sejak ada undangan dari Komisi III DPR dan sudah kami bahas berulang-ulang jawaban yang kami berikan, dan sudah tertulis juga di sini, dan nanti tinggal kami bacakan saja. Dan keputusan apapun yang kita ambil sudah kita sepakati itu adalah keputusan kita berlima, karena empat dari lima sudah ada di sini. Itu keterangan yang bisa kami sampaikan pada pimpinan," katanya.

Benny pun menimpali, ditekannya bahwa tradisi Komisi III DPR selama ini tak pernah akan mau menyelenggarakan rapat tanpa kehadiran pimpinan tertinggi dari lembaga yang diundang.

"Oleh sebab itu, untuk menjaga tradisi, untuk menjaga budaya kerja ini kami usul rapat kita tunda menunggu Pak Ketua KPK datang, di Bandung kan bisa pulang dengan pesawat. Kalau pagi acaranya, jam 14.00 bisa kita mulai. Kalau jam 14.00 belum tiba, kita main malam jam 19.30 WIB. Jadi kita usul kita tunggu pimpinan KPK yang lain, untuk menjaga tradisi ini. Bisa? Pukul 19.30 WIB?" ujar Benny.

Basariah pun menjelaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya melakukan komunikasi dengan Agus Raharjo di Situ Lembang, Bandung agar dia segera balik ke Jakarta. Namun dia mengingatkan bahwa di Situ Lembang, sama sekali tidak ada sinyal telepon. Artinya pihaknya kesulitan menghubungi.

"Yang pasti gini, Situ Lembang tidak ada signal di sana. Jadi kita nggak bisa mengkomunikasikan apa beliau bisa datang atau tidak, kalau memang harus ditunda, berarti tidak hari ini. Nanti kita janji juga hari ini, sementara kita tidak ada komunikasi, membuat waktu kita habis. Kalau harus ditunda, berarti tidak hari ini," kata Basariah.

Seakan tak mau ambil pusing, Benny tetap ngotot ingin Ketua KPK hadir dalam rapat malam ini.

"Saya rasa kita putuskan, kita tunda pukul 19.30 WIB malam ini. Sehingga ada waktu komunikasi. Apapun caranya, dari lembang bisa sampai. Jadi rapat saya skors sampai 19.30 WIB," tegasnya sembari mengetuk palu sidang. [rus]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)